Glitter Words I LOVE ASIA DRAMA. KOREAN, JAPAN, TAIWAN, THAILAND. LOVE DRAMA

Jumat, 01 April 2011

Goong S (Prince Hours)

Drama kali ini adalah Seri ke dua dari drama serial Goong (Princess Hours). Yuk bareng-bareng kita ulas...






Goong S alias Prince Hours alias Prince Whoo memang merupakan sekuel drama serial yang paling fenomenal di negara-negara Asia sepanjang tahun 2006 kemarin. Dari anak-anak sekolah, kuliah, pegawai negeri maupun swasta sampai ibu-ibu arisan pasti pernah mengikuti kisah putra mahkota Lee Shin dan Chae Gyeong di Princess Hours atau yang dikenal juga dengan sebutan Goong tersebut. Sebuah rumah produksi sinetron di Indonesia pun membuat plagiat yang persis sama agar ikut kecipratan fenomena ide kisah keluarga kerajaan ini, dan memang mereka berhasil menuai sukses dengan rating yang tinggi.

Goong S adalah fenomena yang lain. Mungkin lebih tepat kalau disebut cermin diri bagi rumah produksi sinema manapun. Bahwa berusaha membuat sekuel suatu cerita (film atau drama serial) yang populer dan sangat digemari akan menuai kekecewaan belaka. Terlebih ide cerita yang coba disuguhkan tidak semenarik atau sekuat pendahulunya ataupun faktor-faktor X lain yang ikut berperan kurang diperhitungkan. Jadilah ia seperti cempedak yang tampak ranum dari kulit luarnya namun mentah di dalam isinya. Fenomena Meteor Garden telah mengajarkan hal ini 3 tahun yang lalu. Sukses besar yang dituai Meteor 1 memang ibarat meteor yang meledak hebat dimana saja dia jatuh. Namun kesuksesan Meteor 1 tidak dapat diimbangi (apatah pula ditandingi) oleh Meteor 2. Meteor 2 yang dikemas dalam 32 episode semakin memperburuk kekecewaan pemirsa.

The queen



Perebutan tahta




Cinlok


Untungnya Goong S tidak dikemas dalam 32 episode. Untuk 20 episode sajapun drama serial ini sudah sangat melelahkan mata dan batin kita yang nonton. Jauh dari kepuasan, seperti meniti jalan panjang tak berujung, menit demi menit menguliti serial ini sungguh menyiksa. Dari sisi ide cerita yang ditawarkan Goong S berkesan biasa saja. Meski tidak saya pungkiri ketika pertama membaca reviewnya di berbagai forum diskusi jauh hari sebelum Goong S dilempar ke pasar, sempat muncul rasa penasaran di hati saya tentang serial ini. Seorang pangeran terlantar yang kelak akan belajar kehidupan istana serta terlibat kisah cinta yang rumit. Kebayang waktu itu hambatan-hambatan yang akan dihadapi sang pangeran akan sesusah dan seberat Chae Gyeong di Goong, tentunya akan menjadi tontonan yang menarik. Masih ingatkan bagaimana susahnya sang Princess belajar? Atau ketika dia menyesuaikan lidahnya dengan bahasa-bahasa istana yang baku dan kaku? Atau ketika dia mencoba merangkai puisi di jamuan teh keluarga istana? Kejadian-kejadian seperti itu cukup langka di Goong S. Kang Hoo, tokoh pangeran yang diperankan Se7en tampaknya lebih cerdas dibanding Chae Gyeong  Jarang ketiduran waktu belajar, tidak pernah bikin contekan kalau ujian, dan dengan mudah mengingat puisi-puisi kuno. Padahal ketika kita temui Kang Hoo di episode 1 hanyalah seorang pengantar makanan siap saji, tanpa digambarkan latar pendidikannya sebagaimana Chae Gyeong yang notabene anak sekolahan. Tak banyak tantangan yang ditemui karakter-karakter yang ada di Goong S. Dan meskipun ada beberapa, termasuk 3 macam ujian yang ditempuhi kedua pangeran, sepertinya kurang dieksplorasi.


Dari sisi pemilihan pemain dan penokohannya juga menuai kecewa. Bukan karena pemain-pemain utama Goong tidak muncul lagi di sini tapi setelah mempelajari di 20 episode kami dapat melihat jelas dan memberi nilai pada masing-masingnya sebagai berikut:






Se7en sebagai Pangeran Lee Whoo, nilai : C -
Pada episode2 pertama dimana para tokoh mulai dikenalkan, Kang Whoo (kemudian dipanggil Lee Whoo) digambarkan sebagai anak muda si pengantar makanan yg energik, narsis, setia kawan, badung dan kurang perhitungan dalam bertindak. Kesan awal mengenai Kang Whoo adalah si anak jalanan, tapi bukan preman. Untuk pencitraan tokoh ini Se7en tidak berhasil membawakannya. Apalagi di episode-episode berikutnya. Untuk seorang anak jalanan Kang Whoo terlalu lembut, kemayu dan jauh dari kesan gahar. Alih-alih akan melihat sosok lelaki macho di sini yang saya dapati malah seperti sosok model catwalk yg gemulai. Mungkin karena ini adalah pengalaman pertama Se7en dlm drama sehingga jadilah ‘jauh panggang dari api’ alias tak memuaskan harapan berbagai pihak.

Heo Yi Jae sebagai Yang Soon Ae (Yang-naim), nilai : D
Maafkan saya terlalu kejam padamu  Tapi setelah 20 episode memperhatikan sosok ini rasanya tak ada keraguan lagi untuk memberi rapor merah padanya. Heo Yi Jae terkesan tidak natural dalam berperan dan sadar kamera hampir di tiap scene nya, selayaknya artis-artis amatir yg dalam keadaan apapun akan selalu menampilkan wajah manis dengan bibir disimpul sedikit, Heo Yi Jae pun demikian. Caranya berjalan, berbicara, menatap, makan, bahkan tidur pun ‘manis’ sekali. Dan hal yang paling mengecewakan saya adalah setiap scene Heo Yi Jae dgn Se7en yang hadir tanpa ‘chemistry’. Mereka berdua seperti dua orang anak SMA yang sedang latihan drama di teater sekolah. Selalu mengundang decak lidah saya yang ujung-ujungnya akan membuat saya semakin tersiksa menonton drama serial ini. Padahal toh adegan-adegan percintaan dalam setiap sajian drama adalah bumbu manis yang akan bikin penonton semakin betah menyaksikan drama tersebut.

Sukurlah ada tokoh-tokoh seperti sang Ratu (Myung se Bin), Shin Sae Ryung (Park shin Ye), dan pangeran Moon Seong Yoong (Kang Doo) yg agak menghibur hati, menggelitik emosi, bahkan sampai membuat saya menitikkan air mata yaitu adegan-adegan yang melibatkan Sang Ratu dan dayang Shi ketika si dayang terkena imbas waktu ketauan menyampaikan surat ke Profesor Alex. Well, mungkin jam terbang dan pengalaman seni peran mereka memang jauh di atas Se7en atau Heo Yi Jae? Bisa jadi.

Kang Doo sebagai Pangeran Moon Seong Yoong (Le Joon), nilai: B +
Pada waktu pertama kali melihat fotonya di review salah satu forum, aseli saya ilfil (hilang feeling). Namun ketika melihat langsung aksi dan karakter yang diperankannya di Goong S, saya malah berbalik jatuh hati pada actingnya. Not bad. Dengan wajah yang memang terkesan angkuh, Kang Doo nyaris sempurna membawakan perannya. Tidak ada wajah yang selalu tampil manis, tidak ada mata redup yg memancing simpati, Kang Doo just did it sesuai proporsinya. Jadilah saya sempat sebal, benci, muak melihat tokoh yang diperankannya (sebagaimana juga tokoh sang ayah yg diperankan Cheon ho Jin dgn cemerlang). I wonder to see him in another drama since then 

Park shin Hye sebagai Shin Sae Ryung, nilai: A
Tidak ada keraguan sedikitpun akan gadis ayu ini. Di setiap film atau drama serial yang diperankannya, dia selalu tampil prima dan tidak stereotype. Sukurlah dia diikutsertakan dalam serial ini.

Myung se Bin sebagai sang Ratu, nilai: A +
Tak ada keraguan akan aktingnya. Saya masih ingat jelas karakter yg diperankannya di drama serial Wedding bersama Jang Nara dan Ryu shi Won. Kebencian saya terhadap karakter yang diperankannya sampai sekarang masih belum pupus.

Kesimpulan dari semuanya, untuk drama ini cukup di tonton kalau desang iseng saja, boleh di masukkan dalam list, tapi letakkan di bagian yang agak bawah kearah tengah, karena kurang recomended. Dan mudah-mudahan kejadian yang sama tidak terulang lagi di serial lain.

Sutradara: Hwang In Roe
Pemain: Se7en (Lee Hoo/Kang Hoo), Heo Yi Jae (Yang Soon Ae), Park Shin Hye (Shin Sae Ryung), Kang Doo (Lee Joon)
Release: 10 Januari 2007
Photo credit: hancinema.net




Source : Sinemakorea.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih yang sudah mampir ke Suka Drama Asia.
Jika ada artikel yang menarik dan ingin di copy paste, silakan saja.
Kami akan sangat senang jika ada artikel kami yang bermanfaat buat teman-teman.

Alangkah senangnya jika di cantumkan juga untuk link kami di artikel source. Saling menghargai kerja keras sesama yah ^_^

Have a Nice Day ...

Gamsahamnida
Luv Suka Drama Asia