Glitter Words I LOVE ASIA DRAMA. KOREAN, JAPAN, TAIWAN, THAILAND. LOVE DRAMA

Minggu, 03 Juli 2011

Portrait of Beauty


Ada lebih banyak isu yang sebenarnya hendak di angkat dalam film Portrait of Beauty. Dari mulai isu gender, keserakahan, cinta terlarang, kemunafikan norma, konspirasi dan lain-lain. Film dengan judul asli Miindo (Beauty Island) ini membesut artis Kim Min Sun sebagai Shin Yoon-bok (hye won), seorang wanita yang menyamar sebagai pria karena ingin menjadi pelukis istana. Aktor Kim Yong Ho sebagai pelukis kerajaan senior, Kim Hong do yang memiliki anak didik salah satunya shin Yook-bok. Serta aktor Kim Nam gil (hey, the lead actress/actors are from the Kims-hehehehe) sebagai Kang moo seorang pemuda desa pembuat cermin dari perunggu.

Sebelumnya Portrait of Beauty juga telah di angkat ke layar kaca menjadi serial dengan judul Painter of the Wind.


Film yang bersetting di era Dinasti Joseon ini bercerita tentang seorang bangsawan mantan pelukis kerajaan yang hendak meneruskan keahliannya pada anak laki-laki satu-satunya agar dapat kembali menjadi pelukis kerajaan. Gayung bersambut, ternyata anak laki-lakinya tersebut pandai melukis karena banyaknya lukisan yang telah ia buat. Namun alangkah terkejutnya sang ayah ketika anak laki-lakinya itu ‘dipaksa’ mempertontonkan keahliannya melukis di depan teman-teman ayahnya yang telah memuji hasil lukisannya, alih-alih mulai menggoreskan kuas pada kertas, anak tadi malah ketakutan hingga celananya basah oleh air seninya sendiri.

Murka sang ayah tak dapat di bendung lagi, setelah kejadian memalukan itu, sang ayah mendatangi ruangan si anak laki-lakinya tesebut awalnya hendak memarahinya habis-habisan, namun justru pemandangan yang sangat menyedihkan yang malah dia temui. Anak laki-lakinya mati menggantung diri.

Di antara kesedihan dan kemarahan itu, sang Ayah mengetahui bahwa yang lukisan-lukisan indah tadi ternyata di lukis oleh adalah anak keduanya. Sayangnya anak itu perempuan, dan perempuan pada masa itu sangat dilarang untuk menjadi seorang pelukis. Sang Ayah yang sudah di penuhi hawa amarah dan putus asa memaksa si anak perempuan yang kelak memiliki nama pena pelukis, Hye Won untuk berpura-pura menjadi kakaknya laki-lakinya dan menanggung misi menjadi pelukis kerajaan.


Hingga Hye Won kecil menjadi dewasa dan akibat kepandaiannya melukis, tak sulit bagi Hye Won untuk masuk kedalam lingkungan istana dan menjadi salah satu anak murid dari Kim Hong Do, pelukis kerajaan yang amat di sukai sang Raja, dan berlatih di bawah bimbingan Kim Hong Do untuk nantinya menjadi pelukis kerajaan.

Suatu hari, insiden kecil memaksa Hye Won dan Kim Hong Do bertemu dengan seorang pemuda jelata pembuat cermin dari perunggu, Kang Moo (Kim Nam Gil). Dari situlah awal pertemuan antara Hye Won dan Kang Moo. Apalagi Kim Hong Do malah menyuruh Kang Moo untuk membantu Hye Won mencari objek-objek lukisan dari kegiatan masyarakat sehari-hari, sehingga menambah kedekatan di antara keduanya. Awalnya Kang Moo juga tidak mengetahui bahwa Hye Won adalah seorang wanita, sampai suatu Kang Min mendapati ‘wujud’ Hye Won yang sebenarnya karena bajunya yang kuyup akibat terjatuh dari sungai.


Sejak saat itu, walau tetap merahasiakannya, Kang Moo menjadi lebih perhatian terhadap Hye Won. Sementara itu Hye Won yang kini lebih menikmati objek lukis manusia mulai mencari obek-obek kegiatan manusia lainnya yang lebih menarik hatinya.

Mulai dari obek wanita mandi, bergosip, berselingkuh, bahkan objek seksual serta bertema satir yang tentu saja di tentang oleh penasehat istana ketika akhirnya hasil lukisan Hye Won di pergoki oleh pihak penasehat istana atas laporan dari murid lukis lainnya yang iri pada Hye Won. Sang guru, Hong do masih tetap membela Hye Won, meski ia tahu lukisan Hye Won telah menyalahi aturan yang ada. Sementara itu, hubungan Hye Won dengan Kang Moo makin dekat, bahkan mereka telah menjadi sepasang kekasih. Namun hubungan rahasia itupun tercium oleh Kim Hong do, sang guru.

Untuk Festival Gran Bell award (Daejong award) tahun ini, Potrait of Beauty berhasil masuk kedalam 7 nominasi yaitu: untuk Best Director, Best actess, Best Supporting Actress, Best Cinematography, Best Lighting, Best Art Direction, dan Best Costume.

Di Korea sendiri, konon legenda pelukis terkenal dari abad ke-18, Shin Yoon bok memang benar adanya. Ia terkenal karena lukisan-lukisannya yang bertema adegan-adegan berbau seksual dan satir, yang konon beredar di pasar gelap dengan harga mahal.

Baidewey, film ini untuk konsumsi 17 tahun ke atas ya..hehehe…

Directed by Jeon Yoon-soo
Cast:
Kim Min Sun

Genre : (Costume Drama) (Romance)
Duration: 108min
Release date in South Korea : 2008/11/13
Alternative title : “Beauty Island”



source : sinemakorea

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih yang sudah mampir ke Suka Drama Asia.
Jika ada artikel yang menarik dan ingin di copy paste, silakan saja.
Kami akan sangat senang jika ada artikel kami yang bermanfaat buat teman-teman.

Alangkah senangnya jika di cantumkan juga untuk link kami di artikel source. Saling menghargai kerja keras sesama yah ^_^

Have a Nice Day ...

Gamsahamnida
Luv Suka Drama Asia